SMAN 1 Petang Perkuat Pendidikan Demokrasi, Gandeng Bawaslu Badung Tanamkan Kesadaran Pemilu Sejak Dini

SMA Negeri 1 Petang terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk karakter peserta didik yang kritis, aktif, dan berintegritas melalui penguatan pendidikan demokrasi di lingkungan sekolah. Komitmen tersebut diwujudkan dengan menjalin kerja sama strategis bersama Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Badung melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang berlangsung pada Senin, 6 April 2026, di lingkungan sekolah.

Kegiatan ini menjadi langkah nyata SMAN 1 Petang dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang tidak hanya berfokus pada aspek akademik, tetapi juga pada pembentukan kesadaran berbangsa dan bernegara, khususnya dalam memahami proses demokrasi dan kepemiluan.

Kepala SMAN 1 Petang, I Wayan Sutika, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi momentum penting dalam memperkuat pendidikan karakter peserta didik. Ia menilai bahwa pemahaman tentang demokrasi perlu ditanamkan sejak dini agar siswa mampu menjadi warga negara yang cerdas dan bertanggung jawab.

“Melalui kerja sama ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang lebih kontekstual kepada peserta didik. Selama ini praktik demokrasi sudah kami terapkan melalui pemilihan OSIS yang berjalan secara terbuka dan demokratis. Ke depan, kami berharap nilai-nilai tersebut tidak hanya dipahami, tetapi juga dihayati dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari implementasi kerja sama, SMAN 1 Petang akan mengintegrasikan berbagai program edukatif yang mendukung literasi kepemiluan. Program tersebut meliputi pelibatan siswa dalam kegiatan pengawasan partisipatif, pembentukan relawan demokrasi di lingkungan sekolah, serta penguatan peran siswa dalam praktik demokrasi internal seperti pemilihan OSIS.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, I Gusti Putu Agung Arimbawa, S.Pd., M.Pd., menambahkan bahwa kolaborasi ini juga membuka peluang integrasi materi kepemiluan dalam proses pembelajaran di kelas. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami teori, tetapi juga mendapatkan pengalaman nyata dalam praktik demokrasi.

Sementara itu, Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas, Drs. I Made Leneng Arjana, M.Pd.H., menilai kerja sama ini sebagai langkah strategis dalam membangun citra sekolah sebagai institusi yang aktif dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan demokrasi.

Melalui sinergi ini, SMAN 1 Petang diharapkan mampu menjadi pelopor sekolah sadar demokrasi di Kabupaten Badung. Lebih dari itu, sekolah ingin melahirkan generasi muda yang tidak hanya memahami pentingnya pemilu, tetapi juga memiliki keberanian dan kesadaran untuk turut mengawal jalannya demokrasi secara partisipatif, jujur, dan berintegritas.

Bagikan info ini keteman anda