Tiga Siswa Tembus Paskibraka Badung, 28 Siswa Ekstra Paskib SMAN 1 Petang Kibarkan Merah Putih di Kecamatan Petang

Petang, Badung — Semangat kemerdekaan dan kebanggaan mengabdi untuk bangsa mewarnai keluarga besar SMA Negeri 1 Petang dalam peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Tidak hanya mengirimkan wakil terbaiknya sebagai Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Badung, SMAN 1 Petang juga turut berkontribusi dengan mengirimkan 28 siswa sebagai anggota Paskibra Kecamatan Petang.

Tiga siswa SMAN 1 Petang mendapat kepercayaan untuk menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Badung Tahun 2026. Mereka adalah Ni Putu Aurellia Prada Prameswari, I Gusti Ngurah Agung Candra Junika Warman, dan Gde Artha Wiguna, yang seluruhnya merupakan siswa kelas XI.1 Tahun Pelajaran 2026/2027.

Ketiganya terpilih setelah mengikuti proses seleksi lanjutan yang dilakukan oleh Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Kabupaten Badung dan selanjutnya mengikuti tahapan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Badung. Setelah dinyatakan terpilih, mereka menjalani pendidikan dan pelatihan yang dipusatkan di Pusat Pemerintahan Kabupaten Badung (Puspem Badung) sebagai persiapan untuk menjalankan tugas pada Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Bagi ketiga siswa tersebut, menjadi bagian dari Paskibraka Kabupaten Badung merupakan sebuah pengalaman yang membanggakan sekaligus mengharukan. Mereka tidak hanya membawa nama pribadi, tetapi juga membawa nama keluarga dan almamater SMA Negeri 1 Petang dalam sebuah tugas yang sarat dengan nilai kedisiplinan, tanggung jawab, nasionalisme, dan pengabdian.

Namun, semangat pengabdian siswa SMAN 1 Petang tidak berhenti di tingkat Kabupaten Badung. Sebanyak 28  siswa lainnya dipercaya menjadi bagian dari Paskibra Kecamatan Petang dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, diantaranya: 1.Ni Made Rasti Febriyani Putri Kelas Xl.2, 2.Ni Ketut Sidiastiti Kelas Xl.2, 3.Ni Putu Karina Putri Kelas Xl.2, 4.Ni Made Sundari Adi Pratiwi Kelas Xl.2, 5.Ni Kadek Meri Andani Kelas XI.5, 6.Ni Kadek Ayu Pebiani Kelas Xll.3,  7.Ni Komang Mariani Putri Kelas Xl.2,  8.Ni Putu Widya Kelas Xl.2, 9.Desak Made Nikita Septiana Putri Kelas XII.2, 10.Ida Ayu Hita Pratiwi Kelas XII.3, 11.Ni Ketut Yurika Sari Kelas XII.2, 12.Ni Kadek Niti Santini Kelas XII.3, 13.Dewa Ayu Kalya Aditi Kelas XI 1, 14.Anak Agung Anggi Pratiwi Kelas XI.1, 15.I Gusti Ayu Janti Budiari Kelas XI.4, 16.Putu Ishtara Gandhi Putri Wirawan Kelas XI.2, 17.Naura Qonitatul Afifah Kelas XII.1, 18. Ni Wayan Tirayanti Kelas XII.5, 19. Ni Putu Ayu Ratisha Indaswari Kelas XI.1, 20. ⁠Ni Putu Nindya Pradnya Wulandari Kelas XI.2, 21. ⁠Ni Kadek Rai Daniati Kelas XI.2, 22. I Gusti Ngurah Agung Mantra Aldi Arta Kelas XII. 1, 23. Ikadek Agus Dwipayana Kelas Xll.4, 24. ⁠IKadek Widarmayasa Kelas XII.5, 25. I Putu Galung Kelas XII.4, 26. I Gusti Ngurah Sudiantara Kelas XII.1, 27. I Made Ningrat Arthamas Cendana Permana Kelas XII.1 dan 28. I Made Adi Gunawan Kelas XII.1

Keikutsertaan puluhan siswa tersebut menjadi gambaran bahwa semangat nasionalisme tumbuh secara bersama-sama di lingkungan SMA Negeri 1 Petang. Mereka menjalani proses latihan dan pembinaan untuk mempersiapkan diri mengemban tugas dalam upacara di tingkat Kecamatan Petang. Bagi para siswa, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk belajar tentang kedisiplinan, kekompakan, ketepatan, serta tanggung jawab dalam sebuah tim.

Jika tiga siswa berdiri membawa nama SMAN 1 Petang di tingkat Kabupaten Badung, maka 28 siswa lainnya turut membawa semangat sekolah di tingkat Kecamatan Petang. Keduanya memiliki peran yang sama penting: menjadi bagian dari generasi muda yang mengambil peran dalam menghormati dan menjaga nilai-nilai perjuangan kemerdekaan.

Keberadaan 31 siswa SMAN 1 Petang dalam barisan Paskibraka/Paskibra di dua tingkatan tersebut menjadi sebuah kebanggaan tersendiri bagi sekolah. Mereka menunjukkan bahwa semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui perayaan, tetapi juga melalui kesediaan untuk belajar, berlatih, disiplin, dan mengambil tanggung jawab.

Bagi para siswa, berdiri tegap di hadapan Sang Merah Putih bukan sekadar menjalankan tugas seremonial. Di balik setiap langkah dan gerakan terdapat proses panjang yang mengajarkan arti kerja keras, kekompakan, ketekunan, dan pengabdian.

Kepala sekolah, guru, tenaga kependidikan, orang tua, serta seluruh keluarga besar SMAN 1 Petang tentu patut memberikan apresiasi atas dedikasi para siswa tersebut. Tiga siswa yang bertugas di tingkat Kabupaten Badung dan 28 siswa yang bertugas di Kecamatan Petang telah menjadi bagian dari cerita kebanggaan sekolah dalam memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. (adm)

Bagikan info ini keteman anda